Beranda > SEJARAH > FILSAFAT SEJARAH

FILSAFAT SEJARAH

PANDANGAN FILSAFAT SEJARAH SPEKULATIF
Pandangan Filsafat Sejarah Pada Zaman Kuno:
1 Hukum Fatum (Alam Pemikiran Yunani)
Pada dasarnya alam raya sama dengan alam kecil, yaitu manusia; makrokosmos sama dengan mikro-kosmos. Kosmos menunjukkan bahwa alam itu teratur dan dialam itu hukum alam berkuasa. Alam raya manusia dan alam manusia dikuasai oleh nasib (qadar) yaitu kekuatan gaib yang menguasai makrokosmos-mikrokosmos, perjalanan hidup alam semesta ditentukan oleh nasib; perjalanan matahari, bulan, bintang, manusia, dan sebagainya tidak dapat menyimpang dari jalan yang sudah ditentukan oleh nasib. Hukum alam yang mendasari dari segala hukum kosmos ialah Hukum Siklus. Setiap kejadian akan terjadi lagi, dan akan terulang lagi.
Hukum siklus di indonesia disebut dengan hukum cakra-manggilingan. Artinya bahwa manusia tidak dapat melepaskan diri dari cakram dan segala kejadian-peristiwa berlangsung dengan pasti.
Qadar, nasib atau Fatum bagi alam Yunani merupakan kekuatan tanggal yang tak dikenal dan tak perlu dikenal. Penggerak kosmos diterima pemberiannya dengan gembira: amor fati.
Sifat dari cerita sejarah ialah realistis, menurut kenyataan dengan menceritakan peristiwa-peristiwa itu sedemikian, seolah-olah harus terjadi demikian, harus terjadi begitu, harusdan lain tidak! manusia menyerah dengan gembira…

2 Pandangan Filsafat Sejarah Pada Abad Pertengahan:
2.1 Santo Agustinus
Paham fatum Yunani kemudian menjelma dalam agama Nasrani sebagai paham ketuhanan dengan sifat-sifat yang sama. (a) kekuatan tunggal fatum menjadi Tuhan; (b) serba keharusan, menurut rencana alam, menurut ketentuan fatum, menurut kehendak Tuhan; (c) sejarah sebagai wujud qadar menjadi sejarah menjadi wujud kehendak Ilahi.
Kesimpulan dari penjelmaan hukum cakra manggilingan itu ialah manusia tidak bebas menentukan nasib sendiri, ia menerima nasib dari Tuhan, apapun harus diterima sebagai kehendak Tuhan yang tidak dapat ditawar lagi.
Santo Agustinus menghimpun suatu teori sejarah berdasarkan fiat voluntas tua itu. Gerak sejarah dunia diiibaratkan riwayat hidup manusia; babakan waktu disusun menurut tingkatan-tingakatan hidup manusia.
Tujuan gerak sejarah ialah terwujudnya kehendak Tuhan, yaitu civitas dei atau kerajaan tuhan. Kehendak Tuhan harus diterima dengan rela dan ikhlas; manusia tidak dapat melepaskan diri dari kodrat Ilahi, keharusan kodrat Ilahi menurut paham ini ditambah dengan ancaman di akhirat; masuk cifitas diaboli ( kerajaan iblis) atau neraka.
Pandangan Sejarah Eropa dimasa abad pertengahan (middle ages) manusia hanya menantikan kedatangan civitas dei. Gerak sejarah bermata air kodrat ilahi dan bermuara pada kodrat Ilahi pula.
2.2 Ibn Khaldun (1332-1406)
Teorinya di dasarkan pada kehendak Tuhan sebagai pagkal gerak sejarah seperti Agustinus tetapi Ibn khaldun tidak memusatkan perhatiaannya pada akhirat. Baginya sejarah adalah ilmu berdasarkan kenyataan, menurutnya tujuan sejarah ialah agar manusia sadar akan perubahan-perubahan masyarakat sebagai usaha penyempurnaan kehidupan
Ibn Khaldun menunjukkan perubahan-perubahan yang terjadi dalam masyarakat karena qadar Tuhan, yang terdapat dalam masyarakat adalah ”naluri” untuk berubah. Manusia dan semua lembaga yang diciptakan olehnya dapat maju khusus melalui perubahan. Ibn Khaldun dengan pasti mengemukakan perubahan sebagai dasar kemajuan dan itulah yang kemudian disebut teori evolusi (teori kemajuan) yang diciptakan oleh Charles Darwin.
Bagi Ibn Khaldun sejarah menuju ke arah timbulnya beraneka warna masyarakat, negara dengan manusianya. Teori ibn Khaldun mendidik manusia menjadi pejuang yang pantang mundur. Puncak sejarah baginya adalah umat manusia bahagia dengna beraneka masyarakat, negara, dan kesatuan hidup lainnya yang sempurna: bhineka tunggal ika—satu umat manusia dengan corak ragam yang serasi dan sempurna.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: